Rabu, 23 Oktober 2013

Materi PTI Part 1

PIRANTI MASUKAN (INPUT DEVICE)

A.    Definisi Piranti Masukan (Input Device)
Secara Terminologi Peranti masukan (bahasa Inggris: input device), sedangkan menurut Etimologi, Piranti Masukan (Input Device) adalah semua periferal (perangkat keras komputer) yang digunakan untuk memberikan data dan sinyal kendali untuk suatu sistem pemrosesan informasi, misalnya komputer. Peranti masukan dapat dikelompokan berdasarkan beberapa hal diantaranya :
a.       cara masukan, misalnya melalui gerak mekanis atau audio;
b.      masukan diskret (tekanan tombol) atau kontinu (posisi tetikus); serta
c.       derajat kebebasan gerakan, misalnya dua dimensi pada tetikus standar dan tiga dimensi pada navigator untuk aplikasi CAD.
B.     Jenis-Jenis Piranti Masukan
Jenis peranti masukan utama antara lain adalah papan ketik, peranti penunjuk, Piranti pemindai, perangkat masukan Photo,serta perangkat masukan audio.
a.       Papan Ketik
a)      Keyboard
      Berfungsi sebagai tempat pengetikan perintah dan masukan yang dapat dipakai mengubah huruf, angka, ataupun kode lain menjadi isyarat listrik yang dapat diproses komputer. Keyboard paling umum dipergunakan sebagai perangkat masukan dan merupakan perangkat yang paling lama dimanfaatkan setelah perkembangan komputer dengan masukan kartu plong (punch card).


      Keyboard merupakan perangkat masukan yang tidak terlalu banyak mengalami perubahan sejak diperkenalkan pertama kali. Secara garis besar sistem keyboard biasanya terdiri atas tombol-tombol pengetikan, angka, fungsi, dan kontrol.

b)      ATM (Automated Teller Machine)
            Biasa disebut Anjungan Tunai Mandiri biasa digunakan dalam perbankan. Perangkat ini memungkinkan kita melakukan transaksi pengambilan uang tunai, pembayaran berbagai jenis tagihan, transfer uang. ATM bekerja sebagai peranti I/O sekaligus. Sebagai perangkat masukan, ATM memungkinkan pemakai memasukan nomor PIN (Personal Identification Number), angka uang, dan hal-hal lain yang tersedia pada menu. Adapun sebagai perangkat keluaran, ATM memungkinkan pemakai (petugas bank) melihat perintah maupun kode dan angka yang diketikan pada perangkat masukan.
c)      Point of Sale (POS)
            Merupakan perangkat yang digunakan pada toko-toko untuk memasukan data pembelian. Biasanya perangkat ini selain berisi tombol seperti keyboard, lengkap dengan angka-angka, juga masih ditambah fasilitas yang memungkinkan untuk memproses kartu kredit atau kartu debit. 
          Point Of Sale atau disingkat POS dapat diterjemahkan bebas menjadi sistem kasir, yaitu aktivitas yang ber-orientasi pada penjualan yang terjadi pada bidang usaha retail. Mengapa POS ini menjadi terlihat sangat penting? Hal ini semata-mata adalah karena POS merupakan terminal tempat uang diterima dari pelanggan ke toko retail. Bagi pemilik usaha, uang masuk adalah indikator yang paling mudah untuk mengukur pendapatan, yang disebut dengan OMZET.
            POS juga menjadi penting karena seiring dengan berkembangnya usaha, sistem kasir akan dijalankan bukan oleh pemilik, namun oleh karyawan. Karena itu pemilik wajib tahu apa yang dikerjakan oleh kasir, dan berapa uang yang didapatkan secara tepat.
            Karena itu, sistem POS atau kasir telah digantikan oleh sistem komputer kasir. Walaupun tahap implementasi awal terlihat lebih rumit, namun fitur yang disediakan jauh melebihi dari cash register.
b.      Piranti Penunjuk
            Peranti penunjuk (bahasa Inggris: pointing device) adalah peranti masukan (lebih spesifiknya, peranti antarmuka manusia) yang memungkinkan pengguna untuk memasukan data spasial (kontinu dan multidimensi) ke dalam suatu komputer. Sistem CAD dan antarmuka pengguna grafis (GUI) memungkinkan pengguna untuk mengendalikan dan memberikan data kepada komputer dengan menggunakan gestur fisik tunjuk, klik, dan seret misalnya dengan menggerakan tetikus di atas permukaan destop fisik dan mengaktifkan tombol pada tetikus tersebut. Gerakan peranti penunjuk akan diteruskan ke layar dengan bergeraknya penunjuk atau kursor serta berbagai perubahan visual lain.
Peranti penunjuk secara umum dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu yang berdasarkan gerakan objek dan yang berdasarkan sentuhan pada suatu permukaan. Contoh jenis pertama adalah tetikus dan bola jejak (trackball), sedangkan contoh jenis kedua adalah bantalan sentuh (touchpad), tablet grafis (graphics tablet), layar sentuh, dan tuas kontrol.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar