PIRANTI MASUKAN (INPUT DEVICE)
A. Definisi
Piranti Masukan (Input Device)
Secara Terminologi Peranti masukan (bahasa
Inggris: input device), sedangkan menurut Etimologi, Piranti Masukan (Input
Device) adalah semua periferal (perangkat keras komputer) yang digunakan untuk
memberikan data dan sinyal kendali untuk suatu sistem pemrosesan informasi,
misalnya komputer. Peranti masukan dapat dikelompokan berdasarkan beberapa hal
diantaranya :
a. cara
masukan, misalnya melalui gerak mekanis atau audio;
b. masukan
diskret (tekanan tombol) atau kontinu (posisi tetikus); serta
c. derajat
kebebasan gerakan, misalnya dua dimensi pada tetikus standar dan tiga dimensi
pada navigator untuk aplikasi CAD.
B. Jenis-Jenis
Piranti Masukan
Jenis peranti masukan utama antara lain adalah
papan ketik, peranti penunjuk, Piranti pemindai, perangkat masukan Photo,serta
perangkat masukan audio.
a. Papan
Ketik
a) Keyboard
Berfungsi
sebagai tempat pengetikan perintah dan masukan yang dapat dipakai mengubah
huruf, angka, ataupun kode lain menjadi isyarat listrik yang dapat diproses
komputer. Keyboard paling umum dipergunakan sebagai perangkat masukan dan
merupakan perangkat yang paling lama dimanfaatkan setelah perkembangan komputer
dengan masukan kartu plong (punch card).
Keyboard merupakan perangkat masukan yang tidak
terlalu banyak mengalami perubahan sejak diperkenalkan pertama kali. Secara
garis besar sistem keyboard biasanya terdiri atas tombol-tombol pengetikan,
angka, fungsi, dan kontrol.
b) ATM
(Automated Teller Machine)
Biasa disebut Anjungan Tunai Mandiri biasa digunakan dalam perbankan. Perangkat
ini memungkinkan kita melakukan transaksi pengambilan uang tunai, pembayaran
berbagai jenis tagihan, transfer uang. ATM bekerja sebagai peranti I/O
sekaligus. Sebagai perangkat masukan, ATM memungkinkan pemakai memasukan nomor
PIN (Personal Identification Number), angka uang, dan hal-hal lain yang
tersedia pada menu. Adapun sebagai perangkat keluaran, ATM memungkinkan pemakai
(petugas bank) melihat perintah maupun kode dan angka yang diketikan pada perangkat
masukan.
c) Point of
Sale (POS)
Merupakan perangkat yang digunakan pada toko-toko untuk memasukan data
pembelian. Biasanya perangkat ini selain berisi tombol seperti keyboard,
lengkap dengan angka-angka, juga masih ditambah fasilitas yang memungkinkan
untuk memproses kartu kredit atau kartu debit.
Point Of Sale atau disingkat
POS dapat diterjemahkan bebas menjadi sistem kasir, yaitu aktivitas yang
ber-orientasi pada penjualan yang terjadi pada bidang usaha retail. Mengapa POS
ini menjadi terlihat sangat penting? Hal ini semata-mata adalah karena POS
merupakan terminal tempat uang diterima dari pelanggan ke toko retail. Bagi
pemilik usaha, uang masuk adalah indikator yang paling mudah untuk mengukur
pendapatan, yang disebut dengan OMZET.
POS
juga menjadi penting karena seiring dengan berkembangnya usaha, sistem kasir
akan dijalankan bukan oleh pemilik, namun oleh karyawan. Karena itu pemilik
wajib tahu apa yang dikerjakan oleh kasir, dan berapa uang yang didapatkan
secara tepat.
Karena
itu, sistem POS atau kasir telah digantikan oleh sistem komputer kasir.
Walaupun tahap implementasi awal terlihat lebih rumit, namun fitur yang
disediakan jauh melebihi dari cash register.
b. Piranti
Penunjuk
Peranti
penunjuk (bahasa Inggris: pointing device) adalah peranti masukan (lebih
spesifiknya, peranti antarmuka manusia) yang memungkinkan pengguna untuk
memasukan data spasial (kontinu dan multidimensi) ke dalam suatu komputer.
Sistem CAD dan antarmuka pengguna grafis (GUI) memungkinkan pengguna untuk
mengendalikan dan memberikan data kepada komputer dengan menggunakan gestur
fisik tunjuk, klik, dan seret misalnya dengan menggerakan tetikus di atas
permukaan destop fisik dan mengaktifkan tombol pada tetikus tersebut. Gerakan
peranti penunjuk akan diteruskan ke layar dengan bergeraknya penunjuk atau
kursor serta berbagai perubahan visual lain.
Peranti penunjuk secara umum dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu
yang berdasarkan gerakan objek dan yang berdasarkan sentuhan pada suatu
permukaan. Contoh jenis pertama adalah tetikus dan bola jejak (trackball),
sedangkan contoh jenis kedua adalah bantalan sentuh (touchpad), tablet grafis
(graphics tablet), layar sentuh, dan tuas kontrol.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar