Rabu, 23 Oktober 2013

Materi PTI Part 4

b.      Kamera Digital
            Kamera digital adalah alat untuk membuat gambar dari obyek untuk selanjutnya dibiaskan melalui lensa kepada sensor CCD (ada juga yang menggunakan sensor CMOS) yang hasilnya kemudian direkam dalam format digital ke dalam media simpan digital.
           Karena hasilnya disimpan secara digital maka hasil rekam gambar ini harus diolah menggunakan pengolah digital pula semacam komputer atau mesin cetak yang daat membaca media simpan digital tersebut.
Kemudahan dari kamera digital adalah hasil gambar yang dengan cepat diketahui hasilnya secara instan, kemudahan memindahkan hasil (transfer), dan penyuntingan warna, ketajaman, kecerahan dan ukuran yang dapat dilakukan dengan relatif lebih mudah daripada kamera manual.

c.       Fingerprint Reader
            Pengenalan sidik jari atau otentikasi sidik jari mengacu pada otomatis metode verifikasi pertandingan antara dua manusia sidik jari.
           Sidik jari adalah salah satu dari banyak bentuk biometrik digunakan untuk mengidentifikasi individu dan memverifikasi identitas.

e.       Perangkat Masukan Suara
a.       Mikrofon
            Mikrofon (bahasa Inggris: microphone) adalah suatu jenis transduser yang mengubah energi-energi akustik (gelombang suara) menjadi sinyal listrik. Mikrofon merupakan salah satu alat untuk membantu komunikasi manusia. Mikrofon dipakai pada banyak alat seperti telepon, alat perekam, alat bantu dengar, dan pengudaraan radio serta televisi.
             Istilah mikrofon berasal dari bahasa Yunani mikros yang berarti kecil dan fon yang berarti suara atau bunyi. Istilah ini awalnya mengacu kepada alat bantu dengar untuk suara berintensitas rendah. Penemuan mikrofon sangat penting pada masa awal perkembangan telepon. Pada awal penemuannya, mikrofon digunakan pada telepon, kemudian seiring berkembangnya waktu, mikrofon digunakan dalam pemancar radio hingga ke berbagai penggunaan lainnya. Penemuan mikrofon praktis sangat penting pada masa awal perkembangan telepon. Beberapa penemu telah membuat mikrofon primitif sebelum Alexander Graham Bell.
            Pada tahun 1827, Sir Charles Wheatstone telah mengembangkan mikrofon. Ia merupakan orang pertama yang membuat “mikrofon frasa". Selanjutnya, pada tahun 1876, Emile Berliner menciptakan mikrofon pertama yang digunakan sebagai pemancar suara telepon. Mikrofon praktis komersial pertama adalah mikrofon karbon yang ditemukan pada bulan Oktober 1876 olehThomas Alfa Edison. Pada tahun 1878, David Edward Hughes juga mengambil andil dalam perkembangan mikrofon karbon. Mikrofon karbon tersebut mengalami perkembangan hingga tahun 1920-an.
            James West dan Gerhard Sessler juga memainkan peranan yang besar dalam perkembangan mikrofon. Mereka mempatenkan temuan mereka yaitu mikrofon elektrik pada tahun 1964. Pada waktu itu, mikrofon tersebut menawarkan sesuatu yang tidak dimiliki oleh mikrofon sebelumnya, yaitu harga rendah, sehingga dapat dijangkau oleh seluruh konsumen. Bagian lain dalam sejarah perkembangan mikrofon ialah revolusionalisasi mikrofon dalam industri dimana memungkinkan masyarakat umum untuk mendapatkannya. Hampir satu juta mikrofon diproduksi tiap tahunnya. Lalu pada tahun 1970-an, mikrofon dinamik dan mikrofon kondenser mulai dikembangkan. Mikrofon ini memiliki tingkat kesensitifan yang tinggi. Oleh karena itu, hingga saat ini mikrofon tersebut digunakan dalam dunia penyiaran.
b.      Automatic Speech Recognition (ASR)
            Dalam ilmu komputer, speech recognition (SR) adalah terjemahan dari kata-kata yang diucapkan menjadi teks. Hal ini juga dikenal sebagai "pengenalan suara otomatis", "ASR", "komputer pengenalan suara", "pidato ke teks", atau hanya "STT". Beberapa sistem SR menggunakan "pelatihan" di mana seorang pembicara individu membaca bagian teks ke dalam sistem SR. Sistem ini menganalisis suara tertentu orang tersebut dan menggunakannya untuk fine tune pengakuan pidato orang tersebut, sehingga transkripsi lebih akurat. Sistem yang tidak menggunakan pelatihan disebut "Speaker Independen" sistem. Sistem yang menggunakan pelatihan disebut "Speaker Dependent" sistem.

            Penggunaan aplikasi termasuk antarmuka pengguna suara seperti panggilan suara (misalnya, "Call home"), pencarian (misalnya, menemukan informasi selebriti), entri datasederhana (misalnya, memasukan nomor kartu kredit), persiapan dokumen terstruktur (misalnya, sebuah laporan radiologi), pidato-untuk-pengolahan teks (misalnya, pengolah kata atau email ), dan pesawat (biasanya disebut Masukan Suara Langsung ).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar