Pengertian Artifical Interlegence
menurut beberapa ahli yaitu :
Artificial Intelegence menurut Rich dan Knight (1991) adalah studi
tentang cara membuat komputer melakukan sesuatu yang smapai saat ini, orang
dapat melakukannya dengan lebih baik.
Menurut Schalkoff paa (1990) Artificial Intelegence adalah bidang stui yang
berusaha menerangkan dan meniru perilaku cerdas dalam bentuk komputasi.
Menurut Luger dan Stubblefield (1993) Artificial Intelegence adalah cabang
ilmu kmputer yang berhubungan dengan otomasi perilaku yang cerdas.
Menurut H. A. Simon (1987)Kecerdasan buatan (artificial intelligence) merupakan
kawasan penelitian,
aplikasi dan instruksi yang terkait dengan pemrograman komputer untuk melakukan sesuatu hal yang
-dalam pandangan manusia
adalah- cerdas.
Menurut Encyclopedia Britannica: Kecerdasan Buatan
(AI) merupakan cabang dari ilmu komputer yang dalam merepresentasi pengetahuan lebih banyak menggunakan bentuk
simbol-simbol daripada bilangan, dan
memproses informasi berdasarkan metode
heuristic atau dengan berdasarkan sejumlah aturan.
SEJARAH KECERDASAN BUATAN
Tahun 1950 – an Alan Turing, seorang pionir AI dan ahli matematika
Inggris melakukan percobaan Turing (Turing Test) yaitu sebuah komputer melalui
terminalnya ditempatkan pada jarak jauh. Di ujung yang satu ada terminal dengan
software AI dan diujung lain ada sebuah terminal dengan seorang operator.
Operator itu tidak mengetahui kalau di ujung terminal lain dipasang software
AI. Mereka berkomunikasi dimana terminal di ujung memberikan respon terhadap
serangkaian pertanyaan yang diajukan oleh operator. Dan sang operator itu
mengira bahwa ia sedang berkomunikasi dengan operator lainnya yang berada pada
terminal lain.
Turing beranggapan bahwa jika mesin dapat membuat seseorang percaya
bahwa dirinya mampu berkomunikasi dengan orang lain, maka dapat dikatakan bahwa
mesin tersebut cerdas (seperti layaknya manusia).
Tujuan dari kecerdasan buatan menurut Winston dan Prendergast [1984]:
1.
Membuat mesin menjadi lebih pintar (tujuan utama)
2.
Memahami apa itu kecerdasan (tujuan ilmiah)
3.
Membuat mesin lebih bermanfaat (tujuan entrepreneurial)
BEDA KECERDASAN BUATAN &
KECERDASAN ALAMI
Kelebihan kecerdasan buatan :
1. Lebih bersifat permanen. Kecerdasan alami bisa berubah karena
sifat manusia pelupa. Kecerdasan buatan tidak berubah selama sistem komputer
& program tidak mengubahnya.
2. Lebih mudah diduplikasi & disebarkan. Mentransfer
pengetahuan manusia dari 1 orang ke orang lain membutuhkan proses yang sangat
lama & keahlian tidak akan pernah dapat diduplikasi dengan lengkap.Jadi
jika pengetahuan terletak pada suatu sistem komputer, pengetahuan tersebut
dapat disalin dari komputer tersebut & dapat dipindahkan dengan mudah ke
komputer yang lain.
3. Lebih murah. Menyediakan layanan komputer akan lebih mudah
& murah dibandingkan mendatangkan seseorang untuk mengerjakan sejumlah
pekerjaan dalam jangka waktu yang sangat lama.
4. Bersifat konsisten dan teliti karena kecerdasan buatan adalah
bagian dari teknologi komputer sedangkan kecerdasan alami senantiasa
berubah-ubah
5. Dapat didokumentasi.Keputusan yang dibuat komputer dapat
didokumentasi dengan mudah dengan cara melacak setiap aktivitas dari sistem
tersebut. Kecerdasan alami sangat sulit untuk direproduksi.
6. Dapat mengerjakan beberapa task lebih cepat dan lebih baik
dibanding manusia
Kelebihan kecerdasan alami :
1. Kreatif : manusia memiliki kemampuan untuk menambah
pengetahuan, sedangkan pada kecerdasan buatan untuk menambah pengetahuan harus
dilakukan melalui sistem yang dibangun.
2. Memungkinkan orang untuk menggunakan pengalaman atau
pembelajaran secara langsung. Sedangkan pada kecerdasan buatan harus mendapat
masukan berupa input-input simbolik.
3. Pemikiran manusia dapat digunakan secara luas, sedangkan
kecerdasan buatan sangat terbatas.
Penerapan AI dibidang
a.
Kesehatan
Pada bidang kesehatan salah satunya adalah algoritma genetika yang memungkinkan simulasi proses evolusi dan rekayasa genetika diuji coba tanpa memerlukan “korban” makhluk hidup
Pada bidang kesehatan salah satunya adalah algoritma genetika yang memungkinkan simulasi proses evolusi dan rekayasa genetika diuji coba tanpa memerlukan “korban” makhluk hidup
b.
Transportasi
Pada bidang transportasi diimplementasikan pada banyak hal seperti sistem kontrol perpindahan gigi otomatis pada gearbox mobil bertransmisi otomatis yang menggunakan Fuzzy Logic.
Pada bidang transportasi diimplementasikan pada banyak hal seperti sistem kontrol perpindahan gigi otomatis pada gearbox mobil bertransmisi otomatis yang menggunakan Fuzzy Logic.
c.
Otomotif
Proses perancangan dan desain chassis serta body otomotif pada saat ini sudah semakin canggih.
Proses perancangan dan desain chassis serta body otomotif pada saat ini sudah semakin canggih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar